Sabtu, 18 Desember 2010

NORM


NORM (Naturally Occurring Radioactive Material)
17 November 18, 2010
Al Amin (3225081849) Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Jakarta

Abstrak
NORM adalah sebuah akronim dari “naturally occurring radioactive material”. NORM  adalah elemen radoaktif  yang akan selalu ada dalam beberapa konsentarasi disetiap lapisan kulit bumi, jaringan mahluk hidup, termasuk manusia. Beberapa material mempunyai potensi menyebabkan kanker ketika terkena radiasi tersebut. Meskipun konsentrasi dari NORM  pada umumnya rendah pada kebanyakan jat alami dan kerusakannya pun dapat dihiraukan, tetapi kegiatan manusia dapat mempertinggi konsentrasi dari NORM itu. Beberapa industri yang beroperasi dapat menimbulkan radiasi dari kerak bumi, misalnya penambangan dapat mengakibatkan munculnya radon, proses kegiatan industri lain dapat juga meningkatkan konsentrasi dari NORM-radium yang akan berdampak pada pencemaran air. NORM sendiri merupakan bahan diskusi yang sedang menjadi trend di kalangan pemerhati limbah radioaktif saat ini, namun pengetahuan masyarakat akan hal ini masihlah sangat kurang.
Paper ini bertujuan untuk memberikan gambaran umum mengenai NORM dan seberapa besar pengaruh dan bahaya dari radioaktif yang dapat ditimbulkannya. Sehingga diharapkan akan ada upaya yang nyata untuk mengurangi dampak dari radiasi NORM .
Kata kunci: NORM,  radioaktifitas, partikel alpha, partikel beta, partikel gamma, bahaya radiasi
1.       Pendahuluan
NORM tersebar luas dan pada umumnya sangat lemah. Bagaimanapun NORM akan terkonsentrasi secara sengaja ( proses pembentukan bahan bakar nuklir) atau tanpa disengaja (NORM). Contohnya, radon di atmosfer sangat tidak diperhitungkan, tetapi ketika rumah hemat energi dibangun tingkat radon di dalam ruangan akan meningkat karena beberapa ratus faktor.  Hal yang sama, radium dalam air hasil produksi dari sumur minyak mungkin tidak menjadi perhatian yang serius, tetapi akan meningkatkan skala radioaktifitas di dalam pipa yang memerlukan penanganan khusus dimasa mendatang.
Industri yang berbasiskan pada sumber daya. Kegiatan industri secara normal bisa meningkatkan konsentrasi elemen ke level dimana tindakan pencegahan secara khusus diperlukan untuk menangani, menyimpan, mengangkut, dan membuang elemen-elemen tersebut. Contoh industri tersebut meliputi:

ü  Penambangan mineral non-radioaktif
ü  Pembangunan terowongan di area dimana sebagian kecil radiasi dari mineral atau gas itu ada, seperti gua bawah tanah, kubah elekttrik, terowongan, atau sistem saluran pembuangan industri.
ü  Indutri ekstraksi mineral, dimana jejak dari NORM dapat muncul dari batuan mineral, seperti di industri pupuk fosfat
ü  Produksi minyak bumi dan gas, kuantitas NORM dapat ditemukan di bantalan ikatan hidrokarbon geologi.
ü  Produksi hutan industri dan penghasil listrik tenaga panas, dimana abu dari sisa hasil pembakaran mineral dapat terkonsentrasi secara bertahap. NORM dapat ditemukan di batu bara dan mineral alami pada tumbuhan.
ü  Fasilitas pengolahan air, dimana air segar atau limbah diolah dengan media penyaringan atau  pertukaran ion dengan resin untuk menghilangkan mineral dan kotoran lain dari air.
2.      Macam-Macam Radiasi
Radioaktifitas menjelaskan bagaimana sebagian besar radiasi dihasilkan oleh sumber radioaktif. Selama peluruhan radioaktif, atom-atom pecah menjadi atom yang lebih stabil dan pada prosesnya menghasilkan energi. Energi yang dihasilkan itulah yang kita sebut dengan radiasi.
Ada beberapa tipe dari radiasi tetapi hanya ada tiga yang biasa ditemui ketika kita membicarakan NORM.
a.       Partikel Alpha
Partikel alpa di pancarankan oleh radioisotope yang terberat yang ditemukan di NORM. Partikel alpha merupakan bagian yang kecil dari atom yang terlempar keluar dengan kecepatan yang sangat tinggi untuk mengambil alih energi dari atom. Partikel alpha membawa energi yang sangat besar. Ini berarti bahwa sebuah partikel alpha bisa menyebabkan kerusakan yang sangat parah pada jaringan manusia. Bagaimanapun partikel alpha tipe penetrasi yang paling kecil dari radiasi. Selembar kertas lebih dari cukup untuk melindungi dari partikel alpha yang sangat kuat sekalipun. Lapisan atas kulit pada seseorang (epidermis - yang terdiri dari sel-sel mati) menyediakan semua yang diperlukan untuk melindungi dari partikel alpha. Oleh karena itu partikel alpha tidak bisa dianggap sebagai perusak radiasi dari luar. Bagaimanapun, ketika berada di bagian tubuh manusia partikel alpha dapat menyebabkan kerusakan yangs serius kebeberapa sel pada saat partikel alpha tersebut berinteraksi. Partikel alpha dianggap sebagai sebuah radiasi internal tinggi yang merusak. Hindari mengirup dan mencerna abu yang terkontaminasi dengan partikel alpha dari radioisotope.
b.      Partikel Beta
Partikel beta adalah electron yang tertembak keluar dengan kecepatan yang sangat tinggi dari atom radioaktif. Partikel beta sangat kecil dan membawa energi yang rendah dibandingkan partikel alpha tetapi memiliki kemampuan penetrasi yang lebih dibandingkan partikel alpha. Partikel beta mampu menembus jaringan kulit terluar dan menyerang sel-sel hidup dibawahnya. Ini mengapa partikel beta disebut juga partikel dengan kemampuan perusak bagian luar. Bagaimanapun, dikarenakan partikel beta tidak membawa energy yang cukup tinggi semisal partikel alpha, pertikel beta tidak bisa menyebabkan kerusakan yang cukup parah disbanding partikel alpha. Meskipun mempunyai daya penetrasi yang tinggi, partikel beta dapat dengan mudah diblok dengan sejumlah plexi-glass yang kecil atau bahkan kardus yang sangat keras. Jaringan yang terkena dampak dari radiasi partikel beta adalah kulit.
  c.       Partikel Gamma
Gamma photon yang tidak bermuatan, paket energi tidak bermasa yang mempunyai kecepatan cahaya. Partikel gamma sangat mirip dengan photon yang berbentuk cahaya tampak, pada kenyataannya kita bisa membayangkan partikel gamma sebagai supermuatan cahaya. Perbedaannya hanya pada energi yang dibawa. Sinar gamma membbawa energi yang besar dibandingkan cahaya tampak. Sinar gamma bisa membawa range energi yang besar. Partikel gamma mempunyai daya penetrasi yang sangat tinggi dan untuk pencegahannya dibutuhkan material yang sangat padat semisal timah atau tungsten. Kemampuan penetrasi partikel gamma yang sangat kuat membuat partikel gamma merupakan partikel dengan penyebab kerusakan bagian luar yang tinggi dibandingkan partikel alpha dan beta. Partikel gamma juga mempunyai kemampuan untuk mengirimkan energi ke beberapa organ dalam manusia, yang berarti jaringan yang sensitif akan terkena dampak dari partikel gamma tersebut.
Catatan: kekuatan penetrasi berhubungan dengan energi, semakin tinggi energi maka penetrasi akan semakin kuat. Klasifikasi kerusakan relatif dengan faktor lain, ini berarti kerusakan disini dilihat dari jenis radiasi yang ditimbulkan. Meskipun sinar gamma terdaftar sebagai risiko internal yang rendah, tentunya kita masih tidak ingin zat radioaktif memancarkan sinar gamma dalam diri kita.

3.      Bahaya Radiasi
Alasan mengapa radiasi berbahaya adalah dikarenakan energi yang dibawa yang bisa mengacaukan ikatan kimia alami dalam tubuh, dengan kata lain radiasi berpotensi untuk merusak keseimbangan kimia dalam tubuh.
Radiasi partikel alpha dan beta berbahaya dikarenakan kecepatan yang sangat tinggi yang dimiliki oleh partikel tersebut. Ketika kedua partikel itu menumbuk atom yang membangun tubuh kita, partikel alpha dan beta akan menghilangkan elektron dari atom-atom tersebut. Proses ini dinamakan ionisasi. Partikel gamma memiliki cara yang  sedikit berbeda dalam hal ionisasi.  Sebagai gantinnya tidak dengan menabrak elekron dari atom, melainkan partikel gamma diserap oleh elektron sehingga elektron mempunyai energi yang lebih tinggi untuk memungkinkan elektron meninggalkan atom. Atom tanpa elektron itu berubah menjadi ion yang reaktif yang mengganggu proses alami sel manusia.
4.      Mengurangi Dampak Radiasi NORM
Kita menyetujui bahwa dosis dari level radiasi yang berhubungan dengan NORM sangat rendah. Namun sudah menjadi kepentingan kita untuk menjaga sekecil mungkin dosis yang tubuh kita terima. Filosofinya adalah bahwa kita, pekerja, akan bertanggung jawab terhadap diri pribadi untuk menjaga dosis radiasi yang kecil dari NORM yang diterima oleh tubuh, bahkan kalau dimungkinkan, menjaga agar tidak sama sekali terkena efek dari radiasi yang ditimbulkannya. Dengan kata lain, jangan mengambil risiko yang tidak perlu. Tentu saja dosis yang terlibat dalam penanganan NORM biasanya cukup kecil (kadang-kadang mereka bahkan tidak dilihat dari tingkat latar belakang), tetapi masih penting bahwa kita mencoba untuk menjaga dosis serendah mungkin.
Karena NORM melibatkan radiasi tingkat rendah aka sangat mudah untuk mengontrol dosis dengan menggunakan tiga teknik berikut ini:
  1. Meminimalisir waktu di daerah yang berpotensi menimbulkan NORM
Karena radiasi berbanding lurus dengan waktu, maka semakin lama kita berdiam di daerah medan radiasi, semakin banyak dosis radiasi yang kita terima dan sebaliknya, semakin minimal kita berada di daerah medan radiasi maka dosis dari radiasi yang kita terima juga akan dapat kita turunkan.
  1. Memaksimalkan jarak dengan sumber radiasi
Pengaruh medan radiasi akan menurun dengan semakin jauhnya jarak kita dengan sumber radiasi.
  1. Menggunakan pelindung
Jika memaksimalkan jarak dan meminimalkan waktu tidak cukup untuk menurunkan dosis radiasi yang kita terima, kita bisa menggunakan pelindung untuk menahan radiasi yang akan mengenai kita. Kebanyakan kasus terkait NORM, pelindung jarang digunakan karena level dari radiasi yang ditimbulkan sangat rendah. Partikel alpha dan partikel beta biasanya akan bisa dilindungi oleh udara yang sederhana. Cahaya gamma, bagaimanapun bisa di handle oleh material yang padat untuk mengurangi intensitas yang sangat signifikan.
Dalam kebanyakan kasus, waktu dan jarak akan memainkan peran yang paling berguna dalam mengurangi dosis radiasi. Pelindung bisa sangat tidak nyaman dan dalam kebanyakan kasus ketika berhadapan dengan NORM, tidak diperlukan.

5.      Kesimpulan
Meskipun tidak ada aktifitas yang berhubungan dengan radioaktif, namun secara alami kita masih bisa terkena dampak dari radiasi. Radiasi tersebut diperoleh dari alam dan berada disekitar kita yang kita anggap mungkin tidak berdampak apa-apa. Radiasi alami tersebut dikenal dengan NORM. Radiasi yang ditimbulkan oleh NORM terdiri dari berbagai macam: partikel alpha, beta dan juga partikel gamma. Ketiga jenis radiasi ini tentunya sangat berpengaruh terhadap normalitas fungsi jaringan tubuh. Karena bagaimanapun radiasi tetap bersifat merusak. Beberapa cara dapat kita lakukan untuk meminimalisir intensitas dari radiasi yang diterima oleh tubuh kita seperti yang dijelaskan sebelumya. Radiasi NORM sendiri mempunyai level yang rendah sehingga kerusakannya tidak dapat dirasakan secara langsung, namun dalam intensitas yang cukup kuat dan kurun waktu lama, radiasi ini akan terkontaminasi dan berbahaya bagi kesehatan tubuh. Maka diperlukan tindakan perfentif dan pengetahuan akan bahaya dari radiasi NORM  dan sudah menjadi tanggung jawab kita semua.

Daftar Pustaka: Stuart Hunt and Associates Ltd.Toll Free: (800) 661-4591www.stuarthunt.com

Kamis, 14 Oktober 2010

Permohonan Maaf Sang Pemimpin

Dulu aku Panglima, Perancang strategi perang
Dulu aku raja, Pembuat kebijakan
Dulu aku taat, Sekarang aku langgar
Dulu aku dipuji, Hari ini aku dicaci

Keadaan, pola pikir, prinsip, keyakinan, atau apalah
Kelompok ini dan itu
Tekad yang memberiku jalan
Hati yang membuatku yakin

Gelisah, jadi hal biasa
Ragu jadi hiasan
Senyum terlontar
Gelak tawa menjadi obat duka

Senin, 11 Oktober 2010

The Last Warrior

~Part2~, 
“ ah paling kayak kmarin, gak jelas lagi”
Kenapa lo selalu muncul sih, tanda aneh tukang kritik “ ” ,..

Oke, w mulai lagi certianya,.
Sesampainya di sekolah, ia mulai menyelami lautan ilmu yang entah mempunyai dasarnya apa tidak. Banyak kehidupan, tantangan, dan mahluk misterius lainnya. Namun itu tidak membuat dia jenuh, karena dia tidak sendiri, ada seorang guru yang selalu membimbingnya. Sesekali sang guru memberikan cerita tentang kepahlawanan sang pejuang terdahulu, yang pernah ada. “ ngapain sih si guru cerita orang jaman dulu”, yah mungkin buat jadi motivasi sang The Last Warrior kali,. “lah ko jadi ragu”,. Males w ngasih tau ma lo,.
Mav ya pembaca yang budiman,. Cuma orang yang gak jela,s gausah didengerin,. “grrrggg :@”
Di sekolah itu sang pejuangpun mulai menunjukan bakatnya, dan ia menjadi salah satu murid yang terbaik,. “ trus gimana, udahan dong kisahnya”,. Blum lah, baru juga dua postingan masa langsung berhenti,.

Karena bakatnya itu, ia sering menjadi perwakilan untuk membawa panji-panji kemenangan ke sekolahnya, mulai dari perlombaan kecerdasan, debat antar pejuang dan sebagainya. Namun sayang, kemenangan itu gak pernah datang,. “katanya berbakat”, ia juga ya, ko w jadi bingung, tau lah, yang penting certitanya tetap lanjut,. Hahha,. “kyk’a w ketipu nih”
“tapi ko aneh, yang namnya pejuang kan harus punya keahlian bela diri, ko disini gak di kasih tau ceritanya”
Ahh, bawel amat ni anak,. Ntar w certain kehebatan ilmu yang dia miliki.,
Asal lo tau ya tanda “ ” yang aneh,. Dia punya 12 jurus yang dia pelajari disalah satu guru silat yang sangat hebat. Ilmu yang dia miliki termasuk kedalam golongan ilmu silat legendaris,.
“trus gimana kelanjutan ceritanya, w wdh gsbar mau baca”
Eitss, tunggun dulu, ceritanya w lanjutin lin kali,. Hhha :d
“yang dibegoin siapa sih sebenernya,”

Minggu, 10 Oktober 2010

The Last Warrior

Kisah ini bercerita tentang seorang pejuang, yang sebenarnya ia belum tau, apa yang sebenarnya ia perjuangkan.,
"cerita apa sih ini sebenernya", krik, krik, krik bunyi hujan,.
Dimulai ketika ia lahir pada fase bulan yang ke empat, di bulan julhizah dan komariah,. " mana yang bener coba".,

Wdah dong, w mau cerita nih,. komen mulu,. "sabar-sabar".

Sang pejuang itu terlahir dikeluarga yang sederhana, ia tumbuh seperti anak-anak kecil seperti biasanya,. "allhamdulillah, untung gk kyak bunjamin button". Semenjak kecil ia sudah mengenyam pendidikan, dari mulai bahasa, teknik berhitung dan kemampuan berperang.

Pagi ini seperti biasa, sang pejuang telah ditunggu oleh teman-temannya didepan rumah. setelah sarapan seadanya, dan tak lupa meminum air hitam bikinan sang ibu, ia langsung berpamitan. Berpetualang, menapaki jalan, bersenda gurau, dan udara yang sejuk disertai embun pagi menambah hangat suasana..
"ceritanya pas dia kecil ya bos".

ok, deh film'a abis, tunggu kelanjutannya,.
"dasar, w wdh serius dengerin"

komen mulu lo daritadi :@

Orang Terdekat

Ada sebuah pertanyaan menarik yang mungkin sering kita dengar dalam percakapan kita sehari-hari.
" siapa yang menjadi orang terdekat dalam hidup kamu saat ini?"
Mendengar pertanyaan tersebut, pasti beragam jawaban yang akan muncul,.
ada yang menjawab:
"teman", "sahabat", "guru", "pacar", ataupun "keluarga".
Jawaban yang terlontar juga tidak ada yang salah, karena mereka yang menjawab mempunyai alasan yang masuk  di akal.
Tapi ketika pertanyaan itu muncul dibenak saya, maka saya pastikan jawabannya adalah "keluarga".
Ya, keluarga adalah komponen yang sangat penting dalam kehidupan kita. kesuksesan, ketenaran, serta semua keberhasilan yang kita miliki tidak lepas dari peran serta keluarga kita. Tidak ada yang lebih mengenal tentang kepribadian dan kebiasaan kita selain keluarga kita. Kita boleh sombong didepan teman kita, rekan kerja, ataupun pacar kita, tapi kita tidak bisa sombong terhadap keluarga kita. Kehebatan yang kita miliki, yang sering kita pamerkan kepada semua orang, tidak akan sebanding dengan kelemahan dan keburukan yang hanya keluarga kita dan sang Pencipta yang mengetahuinya.
Kalaupun saat ini kita masih bisa menampilkan sisi kehebatan kita dimata orang lain, itu tidak lain karena keluarga kita sangat menyayangi kita. Keluarga kita tidak mau melihat kita terpuruk, keluarga kita tidak mau kita keliahatan kecil dimata orang lain, dan keluarga kita tidak mau membeberkan aib yang  kita miliki.
maka, apabila pertanyaan ini terlontar lagi kepada kita, apa yang menjadi jawaban kita sekarang?.