Kamis, 14 Oktober 2010

Permohonan Maaf Sang Pemimpin

Dulu aku Panglima, Perancang strategi perang
Dulu aku raja, Pembuat kebijakan
Dulu aku taat, Sekarang aku langgar
Dulu aku dipuji, Hari ini aku dicaci

Keadaan, pola pikir, prinsip, keyakinan, atau apalah
Kelompok ini dan itu
Tekad yang memberiku jalan
Hati yang membuatku yakin

Gelisah, jadi hal biasa
Ragu jadi hiasan
Senyum terlontar
Gelak tawa menjadi obat duka

2 komentar: